JAKARTA - Musim MotoGP 2026 akan dimulai akhir pekan ini dengan seri pembuka di Thailand.
Sirkuit Buriram kembali dipercaya menjadi tuan rumah, menyuguhkan lintasan sepanjang 4,55 kilometer yang memadukan trek lurus panjang dan tikungan teknis. Balapan akan berlangsung mulai Jumat, 27 Februari hingga Minggu, 1 Maret 2026.
Sebagai seri pembuka, hasil balapan di Thailand akan menjadi tolok ukur awal kekuatan masing-masing tim dan pebalap. Para penggemar pun patut menantikan bagaimana peta persaingan akan terbentuk sejak putaran pertama musim ini.
Selain itu, cuaca panas khas Buriram menambah tantangan tersendiri, memaksa pebalap dan tim mengatur strategi fisik, pengaturan motor, dan manajemen ban dengan cermat.
Sesi Latihan dan Kualifikasi
Rangkaian balapan akan dimulai pada Jumat, 27 Februari 2026, dengan sesi latihan bebas FP1 pukul 10.45–11.30 WIB, diikuti Practice pada pukul 15.00–16.00 WIB. Hasil sesi Practice menjadi dasar pembagian ke sesi kualifikasi.
Hari Sabtu, 28 Februari, akan diisi oleh Free Practice 2 pukul 10.10–10.40 WIB. Selanjutnya Kualifikasi 1 (Q1) pukul 10.50–11.05 WIB, diikuti Kualifikasi 2 (Q2) pukul 11.15–11.30 WIB untuk menentukan pole position. Kualifikasi menjadi momen penting karena posisi start di barisan depan dapat menjadi penentu strategi balapan utama, terutama pada lintasan teknis Buriram.
Sprint Race juga akan digelar pada hari yang sama pukul 15.00 WIB. Balapan setengah jarak ini menyediakan poin tambahan dan menjadi pemanasan sebelum balapan utama, memungkinkan pebalap untuk menyesuaikan strategi mereka serta menilai kondisi trek dan performa motor secara optimal.
Balapan Utama dan Agenda Minggu
Pada Minggu, 1 Maret 2026, sesi Warm Up dijadwalkan pukul 10.40–10.50 WIB untuk memberikan kesempatan terakhir bagi tim dan pebalap menyesuaikan setting motor. Balapan kelas Moto3 dimulai pukul 12.00 WIB, disusul kelas Moto2 pukul 13.15 WIB, dan puncak balapan MotoGP akan berlangsung pukul 15.00 WIB.
Balapan utama menjadi momen krusial karena menentukan pembagian poin pertama musim ini. Dengan trek yang menantang, faktor cuaca, dan tekanan psikologis dari seri pembuka, pebalap dituntut tampil optimal agar memulai musim dengan catatan positif.
Posisi awal di grid dan strategi pit stop menjadi sangat penting untuk mengamankan hasil maksimal.
Tantangan Karakter Sirkuit dan Cuaca
Sirkuit Buriram dikenal karena kombinasi lintasan lurus panjang dan tikungan teknis yang memerlukan keseimbangan antara kecepatan motor dan kemampuan pengendalian pebalap. Panasnya cuaca Thailand menjadi faktor fisik yang signifikan, memengaruhi stamina pebalap dan performa ban.
Persaingan di Thailand selalu ketat karena karakter sirkuit yang menuntut strategi tepat, pengelolaan ban, serta koordinasi tim yang solid.
Setiap tim biasanya menyiapkan konfigurasi motor yang berbeda untuk menyesuaikan akselerasi di trek lurus sekaligus stabilitas saat menikung, sehingga hasil di seri pembuka ini menjadi indikator awal performa tim dan potensi pebalap sepanjang musim.
Pentingnya Seri Pembuka untuk Persaingan Musim 2026
Hasil di Thailand akan menentukan peta persaingan awal musim 2026. Pebalap yang tampil baik akan mendapatkan momentum positif, sedangkan tim yang menghadapi kesulitan harus segera melakukan evaluasi strategi.
Selain itu, sprint race sebagai balapan setengah jarak akan memberi tambahan poin yang bisa memengaruhi klasemen awal.
Strategi manajemen motor, pengaturan bahan bakar, dan efisiensi pit stop menjadi sorotan karena setiap detik sangat berpengaruh di lintasan Buriram. Pebalap dan tim dituntut fokus sejak latihan bebas hingga balapan utama untuk memastikan performa konsisten.
Penggemar pun dapat menyaksikan rangkaian lengkap mulai sesi latihan, kualifikasi, sprint race, hingga balapan utama secara live melalui platform resmi.
Seri pembuka Thailand menjadi kesempatan untuk menilai kekuatan awal pebalap, mengevaluasi performa tim, dan memprediksi persaingan di sisa musim MotoGP 2026.