Daftar 5 Mobil Listrik Terlaris Januari 2026: Dominasi BYD Tak Terbendung

Kamis, 19 Februari 2026 | 09:58:28 WIB
Daftar 5 Mobil Listrik Terlaris Januari 2026: Dominasi BYD Tak Terbendung

JAKARTA - Pasar otomotif Indonesia sedang berada di titik balik yang bersejarah. Memasuki bulan pertama di tahun 2026, wajah jalanan di kota-kota besar mulai bertransformasi dengan kehadiran kendaraan ramah lingkungan yang semakin masif. Penjualan mobil listrik di Indonesia menunjukan kompetisi yang cukup sengit. Tercatat ada sejumlah pabrikan yang menawarkan mobil listrik ini, dan siap menjadi pilihan konsumen, menciptakan dinamika pasar yang jauh berbeda dibandingkan beberapa tahun silam.

Lonjakan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik bukan lagi sekadar tren gaya hidup, melainkan sebuah kebutuhan akan efisiensi dan teknologi masa depan. Hal ini tercermin jelas dalam angka pertumbuhan yang sangat signifikan. Berdasarkan data Wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), distribusi mobil listrik ke dealer pada Januari 2026 mencapai 10.211 unit. Angka ini meningkat tajam dari tahun sebelumnya yang hanya 2.580 unit saja, atau tumbuh hampir empat kali lipat dalam kurun waktu satu tahun.

Dominasi Mutlak BYD di Pucuk Pimpinan Pasar

Jika merinci berdasarkan merek, BYD mendominasi pasar otomotif nasional secara telak. Pabrikan asal Tiongkok ini seolah tidak memberikan celah bagi kompetitor lama untuk bernapas lega. Keberhasilan BYD bukan hanya terletak pada satu model, melainkan penyebaran varian yang tepat sasaran untuk berbagai segmen konsumen.

Model Atto 1 berhasil menjadi mobil listrik paling banyak disalurkan sebesar 3.361 unit, yang memosisikannya sebagai primadona baru di jalanan Indonesia. Tidak berhenti di sana, kekuatan BYD juga didukung oleh model-model lainnya yang masuk dalam jajaran elit penjualan. Kemudian ada juga model M6 dengan capaian 851 unit, dan BYD Sealion 7 melengkapi lima besar dengan torehan 613 unit. Dengan menempatkan tiga model sekaligus dalam daftar lima besar, BYD menegaskan posisinya sebagai penguasa baru di ekosistem kendaraan listrik tanah air.

Kejutan Jaecoo J5 dan Perlawanan Wuling di Papan Atas

Meski BYD memegang kendali mayoritas, kompetisi tetap berjalan dinamis dengan munculnya kekuatan-kekuatan baru yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Dari merek lain, Jaecoo J5 juga berhasil menjadi favorit pasar otomotif nasional dengan terpesan 1.942 unit. Angka ini sangat impresif bagi Jaecoo, yang mampu menyalip beberapa nama besar lainnya dan bertengger kokoh di posisi kedua sebagai penantang terkuat BYD Atto 1.

Di sisi lain, Wuling yang merupakan salah satu pionir mobil listrik di Indonesia tetap menunjukkan konsistensinya. Meskipun harus menghadapi gempuran model-model baru yang lebih segar, Wuling tetap memiliki basis massa yang loyal melalui lini produk terbarunya. Kemudian ada juga Wuling Darion EV menyusul di urutan keempat dengan distribusi 790 unit. Kehadiran Darion EV membuktikan bahwa Wuling masih memiliki taji untuk bersaing di papan atas klasemen penjualan bulanan.

Daftar Lengkap Mobil Listrik Terlaris Januari 2026

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai siapa saja penguasa jalanan tanpa emisi di awal tahun ini, berikut adalah rincian data unit yang berhasil didistribusikan ke dealer menurut catatan resmi GAIKINDO:

5 Mobil Listrik Terlaris Januari 2026 (Wholesale GAIKINDO)

BYD Atto 1: 3.361 unit

Jaecoo J5: 1.942 unit

BYD M6: 851 unit

Wuling Darion EV: 790 Unit

BYD Sealion 7: 613 unit

Proyeksi Masa Depan dan Persaingan Teknologi

Angka 10.211 unit di awal tahun ini hanyalah sebuah permulaan. Dengan infrastruktur pengisian daya yang semakin merata dan kebijakan pemerintah yang terus mendukung adopsi kendaraan listrik, persaingan di bulan-bulan mendatang diprediksi akan semakin panas. Dominasi BYD, kemunculan Jaecoo sebagai underdog yang mematikan, serta upaya Wuling untuk mempertahankan pangsa pasar menunjukkan bahwa konsumen Indonesia kini memiliki pilihan yang sangat beragam dengan rentang harga dan fitur yang kompetitif.

Transformasi energi di sektor transportasi bukan lagi sebuah rencana, melainkan kenyataan yang sedang kita jalani. Pertarungan merek-merek global di pasar domestik ini pada akhirnya akan menguntungkan konsumen, yang kini bisa menikmati teknologi otomotif tercanggih dengan lebih mudah dan terjangkau.

Terkini